23 Oktober 2010

Character Zodiak

VIRGO – Yang Menunggu
Dominan dalam hubungan. Seseorang sedang mencintai mereka. Selalu menginginkan kata terakhir. Perhatian, cerdas, nyaring, setia, mudah diajak bicara. Contoh orang yang Anda inginkan, mudah disenangkan.

SCORPIO – Si Pecandu

Sangat memikat, rajin, senang bercanda, mempunyai selera humor yang baik, giat, senang meramalkan masa depan, pencium yang baik. Selalu mendapatkan apa yang mereka inginkan. Menarik, santai, senang berada dalam hubungan jangka panjang, cerewet, romantis, perhatian..

LIBRA – Si Pincang

Menyenangkan tiap orang yang mereka temui. Cinta mereka adalah kebaikan. Konyol, iseng dan manis. Mempunyai daya t arik yang unik. Orang yang paling perhatian yang pernah Anda temui, tetapi bukan orang yang baik yang Anda ingin untuk menghentikan tangis.

ARIES – Si Pembohong

Ramah, menimbulkan rasa sayang, spontan, rapih. Lucu, pencium yang baik, sangat2 memikat, mencintai hubungan, pencandu, nyaring.

AQUARIUS – Bukankah Di Air??
Dapat dipercaya, menarik, pencium yang hebat, baik, suka dalam hubungan jangka panjang, sangat giat, tak terduga. Melebihi perkiraan Anda. Bukan tukang onar, tapi dapat merobohkan Anda.

GEMINI – Tak Dapat Ditolak

Menyenangkan. Cintanya adalah kebaikan. Pendengar yang baik. Sangat baik di bidangnya. Pencinta bukan pembuat onar, tapi dia masih bisa merobohkan Anda. Dapat dipercaya. Selalu riang. Nyaring. Cerewet. Ramah. Sangat pemaaf. Mencintai utuh. Mempunyai senyum manis. Dermawan. Tangguh. Tak dapat ditolak.

LEO – Si Singa
Pembicara yang hebat. Men ari k dan bergairah. Penyandar. Tau bagaimana bersenang2. Baik dalah semua hal. Pencium yang hebat. Tak terduga.. Ramah. Sederhana... .. Pecandu. Nyaring. Suka dalam hubungan jangka panjang. Cerewet. Rapih. Jarang ditemui.

CANCER – Si Cantik

Pencium yang mengagumkan. Berselera tinggi, cintanya adalah kebaikan. Sangat romantis, seseorang yang perhatiannya tidak pernah ada temukan.
Kreatif. Acak2an dan bangga akan hal itu. Ajaib. Spontan, hebat bercerita. Bukan tukang onar tapi akan merobohkan Anda bila macam2. Seseorang yang dapat Anda andalkan.

PISCES – Pasangan Hidup

Perhatian dan baik hati, cerdas, pusat perhatian, berselera tinggi. Gampang ditemukan, sulit untuk disimpan.. Senang berke lili ng, penakut tapi tak terlihat. Punya selera humor yang baik. Pemikir. Selalu mendapatkan apa yang dia inginkan. Suka bercanda, sangat populer, konyol, manis.

CARPRICORN – Kekasih Yang Berhasrat

Menyenangkan, lancang, pintar, seksi, suka meramalkan masa depan, susah ditolak. Suka dalam hubungan jangka panjang. Pembicara yang hebat. Selalu mendapatkan apa yang dia mau. Berkepala dingin. Suka kepada bintang Gemini dalam berolahraga. Suka bercanda... Cerdas.

TAURUS – Si Petualang
Agresif, suka dalam hubungan panjang, suka berkelahi untuk apa yang mereka inginkan. Ramah, suka menolong orang saat dibutuhkan, pencium yang baik, berkepribadian baik, keras kepala, orang yang perhatian, baik, rapi.. Orang yang paling menarik di bumi.

SAGITARIUS – Tidak Pemilih

Spontan, berselera tinggi, jarang ditemukan, hebat bila menemukan. Suka berada dalam hubungan panjang. Banyak cinta untuk diberikan, rapi, sangat menawan, sangat romantis, menyenangkan bagi tiap orang yang mereka temui, cinta mereka adalah kebaikan, konyol, manis. Punya selera yang unik. Orang yang perhatian yang pernah Anda temui.

22 Oktober 2010

DAUN ULAR ( Ubi Jalar )

OBAT DBD TRADISIONAL

Obat DBD, demam berdarah dengue yang paling top dan ampuh saat ini, dan perlu dimasyarakatkan adalah Daun ULAR, alias Daun UBI JALAR. Ambil pucuk daun ubi jalar sebanyak porsi ikatan sayuran, rebus dengan seliter air selama lebih dari 5 menit [godok 1 jam juga bisa]. Minum sebagai pengganti air minum, berarti sekitar seliter sehari. Ubi jalar ya Bung, bukan daun singkong. Ubi Jalar. Makanya saya pendekin jadi DAUN ULAR, bir pade inget, karena sudah beberapa teman jadi kekenyangan makan daun singkong.

Resep ini sudah saya coba beberapa kali. Ponakan kena DBD, trombosit turun ke 80 ribu, sehari diberi rebusan daun ular, langsung naik diatas 150 ribu. Rumah sakit pada marah, kehilangan pasien. hehehe..

Beberapa teman juga saya sudah suruh coba, ampuh Boss. Isteri saya 3 minggu lewat di "vonis" DBD oleh dokter, tanpa lihat hasil labnya, langsung saya kasih daun ular kita, besoknya test lagi Trombositnya jadi 396. Gila, maximumnya biasanya 400 ribu. Ternyata waktu dibilang DBD, trombosit istri saya masih 150 ribu. Hebat tenan.

Resep ini dari mana? Dari teman di Philippine, dan sedang populer sekali disana dan beberapa kali menjadi topik seminar kesehatan disana. Untuk lebih afdolnya anda googling saja " comote" atau "kamote", begitu bahasa sononya, supaya ndak merasa dikadali... Jangan googling nya "daun ular", yang keluar nanti gambar kobra ngantuk.. hehehe.

Selamat mencoba dan tolong diterusin ke tetangga dong. Ini murah meriah dan HEBAT. Effek sampingan mestinya nggak ada, karena daun ini biasa juga dibikin jadi sayur dikampung oweh atau paling nggak dibikin menjadi makanan ternak..

Indah Pada Waktunya

Pada suatu hari seorang pria melihat seorang wanita lanjut usia sedang berdiri kebingungan di pinggir jalan. Meskipun hari agak gelap, pria itu dapat melihat bahwa sang nyonya sedang membutuhkan pertolongan. Maka pria itu menghentikan mobilnya di depan mobil Benz wanita itu dan keluar menghampirinya. Mobil Pontiac-nya masih menyala ketika pria itu mendekati sang nyonya.

Meskipun pria itu tersenyum, wanita itu masih ketakutan.. Tak ada seorangpun berhenti menolongnya selama beberapa jam ini. Apakah pria ini akan melukainya? Pria itu kelihatan tak baik. Ia kelihatan miskin dan kelaparan.

Sang pria dapat melihat bahwa wanita itu ketakutan, sementara berdiri di sana kedinginan. Ia mengetahui bagaimana perasaan wanita itu. Ketakutan itu membuat sang nyonya tambah kedinginan.

Kata pria itu, "Saya di sini untuk menolong anda, Nyonya. Masuk ke dalam mobil saja supaya anda merasa hangat! Ngomong-ngomong, nama saya Bryan Anderson ."

Wah, sebenarn ya ia hanya mengalami ban kempes, namun bagi wanita lanjut seperti dia, kejadian itu cukup buruk. Bryan merangkak ke bawah bagian sedan, mencari tempat untuk memasang dongkrak. Selama mendongkrak itu beberapa kali jari-jarinya membentur tanah. Segera ia dapat mengganti ban itu.. Namun akibatnya ia jadi kotor dan tangannya terluka.

Ketika pria itu mengencangkan baut-baut roda ban, wanita itu menurunkan kaca mobilnya dan mencoba ngobrol dengan pria itu. Ia mengatakan kepada pria itu bahwa ia berasal dari St. Louis dan hanya sedang lewat di jalan ini. Ia sangat berutang budi atas pertolongan pria itu.

Bryan hanya tersenyum ketika ia menutup bagasi mobil wanita itu. Sang nyonya menanyakan berapa yang harus ia bayar sebagai ungkapan terima kasihnya. Berapapun ju mlahnya tidak menjadi masalah bagi wanita kaya itu. Ia sudah membayangkan semua hal mengerikan yang mungkin terjadi seandainya pria itu tak menolongnya.

Bryan tak pernah berpikir untuk mendapat bayaran. Ia menolong orang lain tanpa pamrih. Ia biasa menolong orang yang dalam kesulitan, dan Tuhan mengetahui bahwa banyak orang telah menolong dirinya pada waktu yang lalu. Ia biasa menjalani kehidupan seperti itu, dan tidak pernah ia berbuat hal sebaliknya.

Pria itu mengatakan kepada sang nyonya bahwa seandainya ia ingin membalas kebaikannya, pada waktu berikutnya wanita itu melihat seseorang yang memerlukan bantuan, ia dapat memberikan bantuan yang dibutuhkan kepada orang itu, dan Bryan menambahkan, "Dan ingatlah kepada saya."

Bryan menunggu sampai wanita itu menyalakan mobilnya dan berlalu. Hari itu dingin dan membuat orang depresi, namun pria itu merasa nyaman ketika ia pulang ke rumah, menembus kegelapan senja.

Beberapa kilometer dari tempat itu sang nyonya melihat sebuah kafe kecil. Ia turun dari mobilnya untuk sekedar mencari makanan kecil, dan menghangatkan badan sebelum pulang ke rumah. Restoran itu nampak agak kotor. Di luar kafe itu ada dua pompa bensin yang sudah tua. Pemandangan di sekitar tempat itu sangat asing baginya.

Sang pelayan mendatangi wanita itu dan membawakan handuk bersih untuk mengelap rambut wanita itu yang basah. Pelayan itu tersenyum manis meskipun ia tak dapat menyembunyikan kelelahannya berdiri sepanjang hari. Sang nyonya melihat bahwa pelayan wanita itu sedang hamil hampir delapan bulan, namun pelayan itu tak membiarkan keadaan dirinya mempengaruhi sikap pelayanannya kepada para pelanggan restoran. Wanita lanjut itu heran bagaimana pelayan yang tidak punya apa-apa ini dapat memberikan suatu pelayanan yang baik kepada orang asing seperti dirinya. Dan wanita lanjut itu ingat kepada Bryan .

Setelah wanita itu menyelesaikan makanannya, ia membayar dengan uang kertas $ 100. Pelayan wanita itu dengan cepat pergi untuk memberi uang kembalian kepada wanita itu. Ketika kembali ke mejanya, sayang sekali wanita itu sudah pergi. Pelayan itu bingung kemana perginya wanita itu.
Kemudian ia melihat sesuatu tertulis pada lap di meja itu.

Ada butiran air mata ketika pelayan itu membaca apa yang ditulis wanita itu: "Engkau tidak berutang apa-apa kepada saya.. Saya juga pernah ditolong orang. Seseorang yang telah menolong saya, berbuat hal yang sama seperti yang saya lakukan. Jika engkau ingin membalas kebaikan saya, inilah yang harus engkau lakukan: 'Jangan biarkan rantai kasih ini berhenti padamu.'"

Di bawah lap itu terdapat empat lembar uang kertas $ 100 lagi.

Wah, masih ada meja-meja yang harus dibersihkan, toples gula yang harus diisi, dan orang-orang yang harus dilayani, namun pelayan itu memutuskan untuk melakukannya esok hari saja. Malam itu ketika ia pulang ke rumah dan setelah semuanya beres ia naik ke ranjang. Ia memikirkan tentang uang itu dan apa yang telah ditulis oleh wanita itu. Bagaimana wanita baik hati itu tahu tentang berapa jumlah uang yang ia dan suaminya butuhkan? Dengan ke lahiran bayinya bulan depan, sangat sulit mendapatkan uang yang cukup.

Ia tahu betapa suaminya kuatir tentang keadaan mereka, dan ketika suaminya sudah tertidur di sampingnya, pelayan wanita itu memberikan ciuman lembut dan berbisik lembut dan pelan, "Segalanya akan beres. Aku mengasihimu, Bryan Anderson!"

Ada tertulis, "Berilah maka engkau diberi." Hari ini saya mengirimkan kisah menyentuh ini dan saya harapkan anda meneruskannya. Biarkan terang kehidupan kita bersinar. Jangan hapus kisah ini, jangan biarkan saja! Kirimkan kepada teman-teman anda! Teman baik itu seperti bintang-bintang di langit. Anda tidak selalu dapat melihatnya, namun anda tahu mereka selalu ada... Tuhan memberkati anda!

21 Oktober 2010

TRUE STORY ABOUT SADAKO LIFE IN JAPAN


.....sadako ternyata cerita nyata..... !!!!

"Sadako" was actually based on a true story

Katanya sih.......film itu diilhami kisah nyata yang terjadi belasan tahun lalu di Jepang.
Dan sampai saat ini . konon si 'Gadis Misterius di

Sumur Tua' itu masih sering menampakkan diri.

Seperti yang diceritakan seorang saksi mata dibawah ini.


GADIS MISTERIUS DI SUMUR TUA

(cerita asli dalam bahasa Jepang, telah
diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia)


Kami hidup di desa terpencil yang jauh dari hingar bingar kota.
Saya Daijiro, malam itu berkumpul bersama 3 orang teman laki-laki.
Kami merayakan ulang tahun Watanabe, seorang teman saya yang baru pulang dari Tokyo. Saat itu jam menunjukkan pukul 01:30, bar tempat kami minum-minum sudah hendak tutup; Maka kami memutuskan untuk melanjutkan ngobrol dirumah Shinosuke, yang paling dekat.
Dan kamipun berjalan menuju kesana.

Semua penduduk desa sepertinya telah terlelap tidur diselimuti kabut musim dingin. Kira-kira 500 meter menjelang rumah Shinosuke ....... Kami melewati sebuah sumur tua ...... !

Tiba-tiba kami dikagetkan suatu hal yang sangat
mengerikan ...... !!!

Tiba-tiba muncul seorang gadis berpakaian putih
panjang dengan berlumur banyak darah . Sekujur tubuh dan kepala gadis itu penuh berlumuran darah segar...!


Kami berempat tak sanggup berbuat apa-apa ..... kami hanya tertegun ketakutan ..... !!!
Tak sanggup lari karena dicekam ngeri . bahkan tak
sanggup bergerak atau bersuara !!!


Tetapi, gadis itu ternyata hanya berlalu ......
melewati kami berempat dan terus berjalan menuju sumur tua itu .......
Tak berselang berapa lama gadis itu lenyap, masuk ke dalam sumur tua tersebut ......
Tapi, meskipun gadis itu sudah tak terlihat ..... kami
berempat masih tetap tertegun . tak bisa berkata sepatahpun, dan kami hanya bisa saling memandang. Belum sempat kami menenangkan
diri ...... selang 1-2 menit kemudian kami kembali
dicekam kengerian... ...!!!


Gadis misterius itu merangkak keluar dari dalam sumur tua ......!!!
Hanya saja kali ini dengan pakaiannya yang putih
panjang tanpa lumuran darah.
Tapi wajah gadis
misterius itu tetap tampak pucat dan mengerikan .....
Kali ini gadis itu memandang kepada kami berempat......
Dan tanpa bersuara dia berjalan menghampiri kami berempat.


Kami dicekam perasaan aneh dan ngeri yang amat
sangat....... saya sendiri merasa seolah darah di sekujur tubuh saya berhenti mengalir .... !!!

Tubuh ini sama sekali tak sanggup bereaksi untuk
menggerakkan kaki saya ....... rasanya seluruh tubuh tak bisa bergerak !!!

Dengan dicekam kengerian luar biasa ...... saya
melihat gadis misterius itu makin mendekat.

Makin mendekat ...... dan akhirnya kami berhadapan kira-kira kurang dari 2 meter.

Saya memejamkan mata, dan merasa bahwa saya hampir pingsan saat itu.
Ketika si gadis menyeringai .........
Meskipun gadis itu tidak bertaring (seperti hantu di
film-film horor) .....
tapi saya merasa bahwa wajahnya saat itu jauh lebih mengerikan dari Dracula yang pernah saya tonton di film .... !!!


Kami berempat sudah benar-benar tercekam rasa ngeri.......
Kami sama sekali tidak sanggup bergerak ...... bahkan bersuara ..... dan sepertinya hanya bisa pasrah apapun yang akan terjadi..
Kemudian, Kami seolah tak percaya ......
si gadis berkata :


" Rinso memang Hebaaaaatttttt- nek!!

noda2 bandel bisa hilang..bersih..baju tampak baru


wuakakakkakaakkakkkk


Hahahaha.... ....serius amat bacanya. !!!

Cinta itu sama seperti orang yang menunggu bis

Cinta itu sama seperti orang yang
menunggu bis. Sebuah bis datang, dan
kamu bilang, 'Wah.. terlalu penuh,
sumpek, bakalan nggak bisa duduk
nyaman neh !

Aku tunggu bis berikutnya aja deh.'

Kemudian, bis berikutnya datang. Kamu
melihatnya dan berkata, 'Aduh bisnya
kurang asik nih, nggak bagus lagi..
nggak mau ah..'

Bis selanjutnya datang, cool dan kamu
berminat, tapi seakan-akan dia tidak
melihatmu dan lewat begitu saja.

Bis keempat berhenti di depan kamu.
Bis itu kosong, cukup bagus, tapi kamu
bilang, 'Nggak ada AC nih, bisa
kepanasan aku'. Maka kamu membiarkan
bis keempat itu pergi.

Waktu terus berlalu, kamu mulai sadar
bahwa kamu bisa terlambat pergi ke
kantor.

Ketika bis kelima datang, kamu sudah
tak sabar, kamu langsung melompat
masuk ke dalamnya. Setelah beberapa
lama, kamu akhirnya sadar kalau kamu
salah menaiki bis. Bis tersebut
jurusannya bukan yang kamu tuju ! Dan
kau baru sadar telah menyiakan waktumu
sekian lama.

Moral dari cerita ini: sering kali
seseorang menunggu orang yang benar-
benar 'ideal' untuk menjadi pasangan
hidupnya. Padahal tidak ada orang yang
100% memenuhi keidealan kita. Dan kamu
pun sekali-kali tidak akan pernah bisa
menjadi 100% sesuai keinginan dia.

Tidak ada salahnya
memiliki 'persyaratan' untuk 'calon',
tapi tidak ada salahnya juga memberi
kesempatan kepada yang berhenti di
depan kita.

Tentunya dengan jurusan yang sama
seperti yang kita tuju. Apabila
ternyata memang tidak cocok, apa boleh
buat.. tapi kamu masih bisa
berteriak 'Kiri' ! dan keluar dengan
sopan.

Maka memberi kesempatan pada yang
berhenti di depanmu, semuanya
bergantung pada keputusanmu. Daripada
kita harus jalan kaki sendiri menuju
kantormu, dalam arti menjalani hidup
ini tanpa kehadiran orang yang
dikasihi.

Cerita ini juga berarti, kalau
kebetulan kamu menemukan bis yang
kosong, kamu sukai dan bisa kamu
percayai, dan tentunya sejurusan
dengan tujuanmu, kamu dapat berusaha
sebisamu untuk menghentikan bis
tersebut di depanmu, agar dia dapat
memberi kesempatan kepadamu untuk
masuk ke dalamnya. Karena menemukan
yang seperti itu adalah suatu berkah
yang sangat berharga dan sangat
berarti. Bagimu sendiri, dan bagi dia.



Lalu bis seperti apa yang kamu
tunggu ???

20 Oktober 2010

Kenyataan Menarik Di Sekitar Kita

1. Coca-cola dulu berwarna hijau
2. Nama yang paling umum digunakan di dunia adalah Mohammed
3. Dalam bahasa inggris, semua nama benua diawali dan diakhiri dengan huruf vokal yang sama
4. Otot terkuat yang ada di badan kita adalah lidah
5. Setiap orang di USA punya 2 kartu kredit
6. TYPEWRITER adalah kata terpanjang yang dapat diketik dalam satu baris tuts keyboard anda
7. Perempuan ngedip dua kali lebih banyak dari pada laki-laki
8. Menahan nafas tidak akan membuatmu mati
9. Setiap manusia tidak dapat menjilat siku tangannya sendiri
10. Kalau ada orang bilang 'bless you' setiap kali ada yang bersin karena memang setiap kali kau bersin, jantungmu berhenti satu milisecond
11. Secara fisik, setiap babi tidak bisa melihat ke langit
12. Ucapkan "sixth sick sheik's sixth sheep's sick" beberapa kali. Nanti anda akan mahir berbahasa inggris!
13. Bersin terlalu keras dapat mematahkan tulang iga, memutuskan pembuluh darah di kepala atau leher dan mengakibatkan kematian
14. Setiap raja dalam kartu remi melambangkan raja-raja besar jaman dahulu kala:
raja sekop - raja daud
raja kriting - alexander agung
raja hati - raja charlemagne
raja wajik - julius caesar
15. 111,111,111 x 111,111,111 = 12,345,678,987,654,321

16. Kalau ada patung orang naik kuda dan dua kaki depan kuda itu naik di udara, itu tandanya orang itu mati dalam perang
17. Kalau kaki kudanya cuma satu yang diangkat berarti orang itu cuma terluka dalam perang
18. Kalau semua kaki kudanya menjejak tanah, berarti orang itu meninggal karena sakit
19. Apa persamaan rompi anti peluru, printer laser, tangga darurat dan wiper mobil? Jawabannya: semua ditemukan oleh perempuan! ha!
20. Satu-satunya makanan yang tidak bisa busuk?
jawaban : madu
21. Buaya nggak bisa melet lidah
22. Siput bisa tidur selama 3 tahun
23. Semua beruang kutub KIDAL!
24. American Airlines menghemat $40,000 tahun 1987 dengan cara mengurangi 1 buah olive dari setiap piring salad yang mereka sajikan untuk penumpang kelas 1
25. Indera perasa kupu-kupu ada di kaki
26. Gajah adalah satu-satunya hewan yang tidak bisa melompat
27. Selama 4000 tahun belakangan ini, jenis hewan yang dipelihara di rumah cuma itu-itu saja
28. Rata-rata manusia lebih takut pada laba-laba daripada kematian
29. Shakespeare menemukan kata : "assassination" dan "bump"
30. Dengan menggunakan cara mengetik 10 jari, STEWARDESSES adalah kata terpanjang yang bisa diketik hanya dengan jari-jari tangan kiri

31. Semut selalu jatuh ke kanan setiap kali disemprot cairan anti hama
32. Kursi listrik ditemukan oleh seorang dokter gigi
33. Jantung manusia dapat menyemprotkan darah sejauh 30 kaki
34. Dalam 18 bulan, 2 ekor tikus bisa punya lebih dari sejuta anak tikus!
35. Memakai headphone selama satu jam dapat menstimulasi perkembangan bakteri dalam telinga sebanyak 700 kali lipat!
36. Pemantik ditemukan sebelum korek api
37. Setiap lipstik mengandung sisik ikan
38. Seperti sidik jari, lidah manusia pun mempunyai kontur yang berbeda-beda
39. Dan akhirnya, 99% orang yang baca tulisan ini pasti mencoba menjilat siku tangannya.....wekekekekek.....

Berhentilah Jadi Gelas

Seorang guru mendatangi seorang muridnya ketika wajahnya belakangan ini selalu tampak murung.

“Kenapa kau selalu murung, nak? Bukankah banyak hal yang indah di dunia ini? Ke mana perginya wajah bersyukurmu?” sang Guru bertanya.

“Guru, belakangan ini hidup saya penuh masalah. Sulit bagi saya untuk tersenyum. Masalah datang seperti tak ada habis-habisnya,” jawab sang murid muda.

Sang Guru terkekeh. “Nak, ambil segelas air dan dua genggam garam. Bawalah kemari. Biar kuperbaiki suasana hatimu itu.

“Si murid pun beranjak pelan tanpa semangat. Ia laksanakan permintaan gurunya itu, lalu kembali lagi membawa gelas dan garam sebagaimana yang diminta.

Coba ambil segenggam garam, dan masukkan ke segelas air itu,” kata Sang Guru.

“Setelah itu coba kau minum airnya sedikit.” Si murid pun melakukannya. Wajahnya kini meringis karena meminum air asin.

“Bagaimana rasanya?” tanya Sang Guru.

“Asin, dan perutku jadi mual,” jawab si murid dengan wajah yang masih meringis.

Sang Guru terkekeh-kekeh melihat wajah muridnya yang meringis keasinan.

“Sekarang kau ikut aku” Sang Guru membawa muridnya ke danau di dekat tempat mereka.

“Ambil garam yang tersisa, dan tebarkan ke danau.” Si murid menebarkan segenggam garam yang tersisa ke danau, tanpa bicara. Rasa asin di mulutnya belum hilang. Ia ingin meludahkan rasa asin dari mulutnya, tapi tak dilakukannya. Rasanya tak sopan meludah di hadapan mursyid, begitu pikirnya.

“Sekarang, coba kau minum air danau itu,” kata Sang Guru sambil mencari batu yang cukup datar untuk didudukinya, tepat di pinggir danau.

Si murid menangkupkan kedua tangannya, mengambil air danau, dan membawanya ke mulutnya lalu meneguknya. Ketika air danau yang dingin dan segar mengalir di tenggorokannya, Sang Guru bertanya kepadanya, “Bagaimana rasanya?”

Segar, segar sekali,” kata si murid sambil mengelap bibirnya dengan punggung tangannya. Tentu saja, danau ini berasal dari aliran sumber air di atas sana . Dan airnya mengalir menjadi sungai kecil di bawah.

Dan sudah pasti, air danau ini juga menghilangkan rasa asin yang tersisa di mulutnya.

“Terasakah rasa garam yang kau tebarkan tadi?”

“Tidak sama sekali,” kata si murid sambil mengambil air dan meminumnya lagi. Sang Guru hanya tersenyum memperhatikannya, membiarkan muridnya itu meminum air danau sampai puas.

“Nak,” kata Sang Guru setelah muridnya selesai minum.

“Segala masalah dalam hidup itu seperti segenggam garam. Tidak kurang, tidak lebih. Hanya segenggam garam. Banyaknya masalah dan penderitaan yang harus kau alami sepanjang kehidupanmu itu sudah ditakar oleh Allah, sesuai untuk dirimu. Jumlahnya tetap, segitu-segitu saja, tidak berkurang dan tidak bertambah. Setiap manusia yang lahir ke dunia ini pun demikian. Tidak ada satu pun manusia, walaupun dia seorang Nabi, yang bebas dari penderitaan dan masalah.”

Si murid terdiam, mendengarkan.

“Tapi Nak, rasa `asin’ dari penderitaan yang dialami itu sangat tergantung dari besarnya ”hati” yang menampungnya. Jadi Nak, supaya tidak merasa menderita, berhentilah jadi gelas. Jadikan hati dalam dadamu itu jadi sebesar danau.”

18 Oktober 2010

mas bambang

Atas saran dokter, Bambang disuruh opname di rumah sakit Singapore karena penyakitnya agak parah. Sesampainya di RS, Bambang dibawa ke kamar dan dipasangin infus kiri kanan.

Beberapa jam kemudian, ada satu lagi pasien orang bule yang keliatannya sakit parah dan ditaro disebelah Bambang. Si bule walaupun kelihatannya lemah, dia masih mencoba berkomunikasi dengan Bambang. Dia mengangkat tangannya dg susah payah dan bilang, "American...

" Bambang yg juga sedang lemah, menjawab, "Indonesian. ..

Setelah itu dua2nya pingsan karena kelelahan. Beberapa jam kemudian mereka siuman dan mencoba berkomunikasi lagi.

Si bule berkata dg lemah, "James...." dijawab dg susah payah oleh Bambang, "Bambang.... " abis itu mereka pingsan lagi.

Beberapa jam kemudian setelah siuman, mereka berdua masih mencoba melanjutkan pembicaraannya. " Texas ...." kata si bule,

dijawab Bambang, "Cilacap.... " pingsan lagi.

Tak lama kemudian mereka sadar dan lagi2 masih mencoba untuk ngobrol. Si bule yg udah ampir kehabisan napas bilang,"Cancer. .." Dan dengan sisa2 napas yang ada Bambang nyahut, "Sagitarius. .."

Hari ini sebelum kamu mengeluh...

Hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik,

Pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali

Hari ini Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu...

Pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.

Hari ini Sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa...

Pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta dijalanan.

Hari ini Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk...

Pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk didalam hidupnya.

Hari ini Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istrimu...

Pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Tuhan untuk diberikan teman hidup...

Hari ini sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu...

Pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat

Hari ini Sebelum kamu mengeluh tentang anak-anakmu.

Pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya tidak bisa

Hari ini Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena pembantumu tidak mengerjakan tugasnya,

Pikirkan tentang orang-orang yang tinggal dijalanan dan tidak punya rumah

Hari ini Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah berkendara..

Pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan kaki

Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu. ..

Pikirkan tentang pengangguran, orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti anda...

Hari ini Sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain,

ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa,

Kita semua menjawab kepada Tuhan...

Dan ketika kamu sedang bersedih dan hidupmu dalam kesusahan,

Tersenyum dan mengucap syukurlah kepada Tuhan bahwa kamu masih hidup

17 Oktober 2010

Arti dari Sebuah Lowongan Pekerjaan

Bila membaca iklan lowongan kerja di surat kabar, pamflet, majalah, dll., cobalah Anda artikan dulu setiap kalimat yang dituliskannya sebagai persyaratan pelamar kerja. Berikut ini terjemahan bebas dari beberapa kalimat tersebut…

- Dibutuhkan tenaga kerja muda, pengalaman tidak mutlak.
artinya: Dibutuhkan tenaga kerja yang siap digaji di bawah standar.

- Menyukai tantangan.
artinya: Akan menghadapi pekerjaan/tugas sulit dimana tidak/belum ada seorang pun di perusahaan tersebut yang sanggup membantu untuk menyelesaikan/ mencari solusinya.

- Berkendaraan sendiri.
artinya: Perusahaan tidak cukup modal untuk menyediakan kendaraan dan ongkos transportasi operasional.

- Memiliki SIM.
artinya: Siap-siap merangkap jadi supir pribadi bos.

- Tinggal tidak jauh dari lokasi perusahaan.
artinya: Siap-siap mondar-mandir ke kantor, tak peduli tengah malam, hari libur, atau lagi sakit.

- Berwawasan luas.
artinya: Bidang pekerjaan yang ditawarkan tidak spesifik, siap-siap jadi tukang apa aja atau seksi sibuk sekali.

- Dibutuhkan tenaga wanita, single, menarik.
artinya: Dibutuhkan wanita yang siap “bupati” dan pamer “sekwilda” untuk boss boss (cantik dan seksi only + berani diapa-apain ditanggung bayaran tinggi)

- Dibutuhkan pria/wanita ….
artinya: Bila kemampuannya hampir sama, maka wanita yang diterima.

- Menjalani masa percobaan selama 3 bulan.
artinya: Pihak perusahaan meragukan kemampuan para pelamar kerja untuk menempati posisi yang ditawarkan. Atau untuk menghancurkan kompetitor dengan menarik keyperson perusahaan kompetitor dengan tawaran 3x lipat gaji tapi mesti melewati probation 3 bulan, setelah itu dipecat dengan alasan tidak perform. Mati luh…

- Mau bekerja dengan sistem deadline.
artinya: Perusahaan sudah memiliki proyek yang harus segera diselesaikan oleh pelamar kerja bila diterima dan siap kerja siang malam sampe matek (dead).

- Mau bekerja dengan sistem kontrak.
artinya: Perusahaan hanya membutuhkan Anda sementara waktu.

- Mau bekerja dengan sistem bagi hasil.
artinya: Perusahaan tidak sudi memodali Anda dan tidak mau menanggung resiko atas kegagalan Anda (resiko tanggung sendiri).

- Jujur.
artinya: Pegawai perusahaan yang sebelumnya menempati posisi yang ditawarkan telah membawa lari uang perusahaan, alias posisinya basah.

- Berat dan tinggi badan ideal.
artinya: Kerja di front office/customer service.

- Menguasai Bahasa Asing (inggris., perancis., …).
artinya: Perusahaan memiliki masalah komunikasi internal & external.

- Dapat bekerja dalam tim.
artinya: Siap ngajarin sesuatu kepada karyawan lain yang belum mengusai sesuatu tsb.

- Siap ditempatkan di luar kota.
artinya: Get a new life in a new neighbourhood!

- Berpengalaman kerja di bidang yang sama.
artinya: Perusahaan tidak mengerti apa saja yang menjadi tugas Anda nantinya, diharapkan Anda yang mengajari mereka.

- Menguasai MsWord, Power Builder, ….
artinya: Hanya itu yang mampu dibeli/disediakan perusahaan.

- Freelance dan tidak mengikat waktu
artinya : pasti MLM

- Mau menjadi Investor
artinya: Hati-hati kalo yang ini pasti GRAHA FINESA yang bermasalah dan sudah ditutup tapi masih gentayangan orang-orangnya merekrut karyawan.

Ayah Tercepat



Pada suatu siang hari yang panas, ada empat orang anak SD sedang berjalan kaki pulang menuju rumahnya.Dalam perjalanan mereka pun bercerita membanggakan ayahnya. Ceritanya begini:

Tony : Eh..., loe tau gak, papa gw kerjanya super cepat.

Anto : emangnya papa loe kerja apaan?

Tony : Papa gw seorang pemanah.Ketika dia melepaskan panah dari busurnya, trus dia berlari ke tempat sasarannya.Panah itu baru tiba 5 detik setelah papa gw sampai di sana.

Budi : Wuih... hebat juga papa loe.tapi masih kalah sama bokap gw. Bokap gw, 5 menit lebih cepat.

Tony : Emangnya bokap loe kerja apaan?

Budi : Bokap gw pemburu.... Waktu bokap gw menembakkan senapannya, trus bokap gw lari ke arah tembakannya. 5 menit sebelum peluru sampai sasaran, bokap gw udah duluan.

Anto : Luar biasa...., tapi belum apa2 dibanding ayah gw.Ayah gw, 5 jam lebih cepat.

Budi : Emangnya ayah loe kerjanya apa?

Anto : Ayah gw PNS. Khan jam pulang kerjanya jam 3 sore, tapi jam 10 pagi, ayah gw dah balik lg k rmh.

Ujang yang dari tadi diam menanggapi dengan antusias.

Ujang : Ah, kalian semua masih kalah sama abah gw. Abah gw lebih cepat 5 bulan.

Tony : Lho, kok bisa?

Ujang : iya, begini critanya, abah sama emak gw khan nikahnya bulan januari, tapi bulan april gw udah lahir.

16 Oktober 2010

Anak Kecil Penjual Kue

Selesai berlibur dari kampung, saya harus kembali ke
Jakarta. Mengingat jalan tol yang juga padat, saya
menyusuri jalan lama. Terasa mengantuk, saya singgah
sebentar di sebuah restoran. Begitu memesan makanan,
seorang anak lelaki berusia lebih kurang 12 tahun
muncul di depan.

"Abang mau beli kue?" Katanya sambil tersenyum.
Tangannya segera menyelak daun pisang yang menjadi
penutup bakul kue jajanannya. "Tidak Dik, Abang sudah
pesan makanan," jawab saya ringkas. dia berlalu.

Begitu pesanan tiba, saya langsung menikmatinya. Lebih
kurang 20 menit kemudian saya melihat anak tadi
menghampiri pelanggan lain, sepasang suami istri
sepertinya. Mereka juga menolak, dia berlalu begitu
saja.

"Abang sudah makan, tak mau beli kue saya?" tanyanya
tenang ketika menghampiri meja saya.

"Abang baru selesai makan Dik, masih kenyang nih,"
kata saya sambil menepuk-nepuk perut. Dia pergi, tapi
cuma di sekitar restoran. Sampai di situ dia
meletakkan bakulnya yang masih penuh. Setiap yang lalu
dia tanya, "Tak mau beli kue saya Bang, Pak... Kakak
atau Ibu." Molek budi
bahasanya.

Pemilik restoran itupun tak melarang dia keluar masuk
restorannya menemui pelanggan. Sambil memperhatikan,
terbersit rasa kagum dan kasihan di hati saya melihat
betapa gigihnya dia berusaha. Tidak nampak keluh kesah
atau tanda-tanda putus asa dalam dirinya, sekalipun
orang yang ditemuinya enggan membeli kuenya.

Setelah membayar harga makanan dan minuman, saya terus
pergi ke mobil. Anak itu saya lihat berada agak jauh
di deretan kedai yang sama. Saya buka pintu,
membetulkan duduk dan menutup pintu. Belum sempat saya
menghidupkan mesin, anak tadi berdiri di tepi mobil.
Dia menghadiahkan sebuah senyuman. Saya turunkan kaca
jendela. Membalas senyumannya.

"Abang sudah kenyang, tapi mungkin Abang perlukan kue
saya untuk adik- adik, Ibu atau Ayah abang," katanya
sopan sekali sambil tersenyum.

Sekali lagi dia memamerkan kue dalam bakul dengan
menyelak daun pisang penutupnya.

Saya tatap wajahnya, bersih dan bersahaja. Terpantul
perasaan kasihan di hati. Lantas saya buka dompet,
dan mengulurkan selembar uang Rp 20.000,- padanya.
"Ambil ini Dik! Abang sedekah... Tak usah Abang beli
kue itu." Saya berkata ikhlas karena perasaan kasihan
meningkat mendadak.
Anak itu menerima uang tersebut, lantas mengucapkan
terima kasih terus berjalan kembali ke kaki lima
deretan kedai. Saya gembira dapat membantunya.

Setelah mesin mobil saya hidupkan. Saya memundurkan.
Alangkah terperanjatnya saya melihat anak itu
mengulurkan Rp 20.000,- pemberian saya itu kepada
seorang pengemis yang buta kedua-dua matanya. Saya
terkejut, saya hentikan mobil, memanggil anak itu.
"Kenapa Bang, mau beli kue kah?" tanyanya.

"Kenapa Adik berikan duit Abang tadi pada pengemis
itu? Duit itu Abang berikan ke Adik!" kata saya tanpa
menjawab pertanyaannya.

"Bang, saya tak bisa ambil duit itu. Emak marah kalau
dia tahu saya mengemis. Kata emak kita mesti bekerja
mencari nafkah karena Allah. Kalau dia tahu saya bawa
duit sebanyak itu pulang, sedangkan jualan masih
banyak, Mak pasti marah. Kata Mak mengemis kerja orang
yang tak
berupaya, saya masih kuat Bang!" katanya begitu
lancar. Saya heran sekaligus kagum dengan pegangan
hidup anak itu. Tanpa banyak soal saya terus bertanya
berapa harga semua kue dalam bakul itu.

"Abang mau beli semua kah?" dia bertanya dan saya cuma
mengangguk. Lidah saya
kelu mau berkata. "Rp 25.000,- saja Bang...." Selepas
dia memasukkan satu persatu kuenya ke dalam plastik,
saya ulurkan Rp 25.000,-. Dia mengucapkan terima
kasih dan terus pergi. Saya perhatikan dia hingga
hilang dari pandangan.

Dalam perjalanan, baru saya terpikir untuk bertanya
statusnya. Anak yatim kah? Siapakah wanita berhati
mulia yang melahirkan dan mendidiknya? Terus terang
saya katakan, saya beli kuenya bukan lagi atas dasar
kasihan, tetapi rasa kagum dengan sikapnya yang dapat
menjadikan kerjanya suatu penghormatan. Sesungguhnya
saya kagum dengan sikap anak itu. Dia menyadarkan
saya, siapa kita sebenarnya.

NIKMATILAH KOPINYA ,... BUKAN CANGKIRNYA!

Sekelompok alumni University California of Bekeley
yang telah mapan dalam karir masing-masing berkumpul
dan mendatangi
professor kampus mereka yang telah tua.
Percakapan segera terjadi dan mengarah pada
komplain tentang stress di pekerjaan dan kehidupan
mereka.

Menawari tamu-tamunya kopi, professor pergi ke dapur
dan kembali dengan
poci besar berisi kopi dan cangkir berbagai jenis.
Dari porselin, plastik, gelas, kristal, gelas biasa,
beberapa diantara
gelas mahal dan beberapa lainnya sangat indah.

Dan mengatakan pada para mantan mahasiswanya untuk
menuang sendiri kopinya.

Setelah semua mahasiswanya mendapat secangkir kopi
di tangan, professor itu mengatakan :
"Jika kalian perhatikan, semua cangkir yang indah
dan mahal telah diambil,
yang tertinggal hanyalah gelas biasa dan yang murah
saja.

Meskipun normal bagi kalian untuk mengingini hanya
yang terbaik bagi diri
kalian, tapi sebenarnya itulah yang menjadi sumber
masalah dan stress yang
kalian alami."

"Pastikan bahwa cangkir itu sendiri tidak
mempengaruhi kualitas kopi.
Dalam banyak kasus, itu hanya lebih mahal dan
dalam beberapa kasus bahkan
menyembunyikan apa yang kita minum.
Apa yang kalian inginkan sebenarnya adalah kopi,
bukanlah cangkirnya,
namun kalian secara sadar mengambil cangkir
terbaik dan kemudian mulai
memperhatikan cangkir orang lain."

"Sekarang perhatikan hal ini : Kehidupan bagai
kopi, sedangkan pekerjaan,
uang dan posisi dalam masyarakat adalah cangkirnya.
Cangkir bagaikan alat untuk memegang dan mengisi
kehidupan.
Jenis cangkir yang kita miliki tidak mendefinisikan
atau juga mengganti
kualitas kehidupan yang kita hidupi.
Seringkali, karena berkonsentrasi hanya pada cangkir,
kita gagal untuk
menikmati kopi yang Tuhan sediakan bagi kita."

Tuhan memasak dan membuat kopi, bukan cangkirnya.
Jadi nikmatilah kopinya, bukan cangkirnya.

Sadarilah jika kehidupan anda itu lebih penting
dibanding pekerjaan anda.
Jika pekerjaan anda membatasi diri anda dan
mengendalikan hidup anda, anda
menjadi orang yang mudah diserang dan rapuh akibat
perubahan keadaan.

Pekerjaan akan datang dan pergi, namun itu seharusnya
tidak merubah diri
anda sebagai manusia. Pastikan anda membuat tabungan
kesuksesan dalam
kehidupan selain dari pekerjaan anda.

15 Oktober 2010

Hard Habit To Break

1. ANDA SERIUS, DIA MENGUAP
Anda pasti seringkali dibuat kesal oleh ulah pasangan yang tiba-tiba saja menguap saat Anda mendiskusikan sesuatu yang serius. Topiknya tidak menarik sehingga bikin bosan? Jangan salah sangka. Ia menguap bukan karena bosan pada pembicaraan Anda. John M. Gottman, penulis The Even Principle for Making Marriage Work, mengatakan bahwa kebanyakan lelaki menguap karena dia merasa santai. Jadi tidak ada hubungannya dengan Anda.

2. GAJAH DI SEBERANG LAUT TAMPAK
Mereka bisa mengantar Anda menemukan kafe yang jauh, namun sulit menemukan barang yang dicarinya di lemari dan kulkas. Ini lantaran jangkauan pandangannya lurus ke depan. Mereka harus menggerakkan kepalanya ke kiri dan kanan dan atas-bawah saat mencari obyek yang hilang. Pandangan lelaki terkonfigurasi untuk jarak jauh. Itu sebabnya, mereka kesulitan menemukan barang yang jaraknya dekat dengannya, apakah itu kunci, kaus kaki, sapu tangan, dan sebagainya.

3. SATU FOKUS
Lelaki tidak bisa melakukan dua pekerjaan sekaligus. Otak lelaki terbagi-bagi dalam sejumlah kompartemen. Karena itu, mereka hanya bisa berkonsentrasi pada satu per satu pekerjaan. Jika ia sedang memakai baju dan Anda mengajaknya bicara, kemungkinan besar ia akan lupa meletakkan baju di tempatnya.

4. JELALATAN
Hampir semua lelaki dituduh suka melirikkan mata kepada lawan jenisnya, tapi hanya sedikit saja perempuan yang menerima tuduhan seperti itu dari mereka. Padahal, para pelaku riset seks menunjukkan bahwa perempuan juga suka melirik tubuh lelaki, seperti halnya laki-laki terhadap perempuan. Tapi, beruntungnya perempuan, Anda memiliki kelebihan daya pandang yang luas, sehingga aksi Anda jarang sekali ketahuan.

5. KOMENTATOR BURUK
"Coba perhatikan ada yang beda enggak, denganku hari ini?" tanya Anda antusias. "Uhmm apa ya, sama saja seperti kemarin," jawab dia. Mau marah enggak, sih? Masak sih, dia tidak bisa melihat perbedaan penampilan Anda? Mereka memang tidak melihatnya. Karena otak lelaki tidak seperti Anda. Otak mereka tidak diatur untuk menangkap sinyal nonverbal yang memungkinkan perempuan mengenali hal-hal detil dan perubahan penampilan orang lain.

6. MALAS BERTANYA
Sudah tahu tersesat, kok dia tidak bertanya pada orang lain. "Sabar dong, nanti juga ketemu jalan itu," katanya. Padahal, lebih mudah dan cepat kalau dia bertanya, bukan? Melalui tesisnya, Male Female Communication Styles, Marilyn A. Sachs menegaskan, bahwa lelaki cenderung ingin menyelesaikan masalahnya sendiri, tanpa bantuan orang lain. Berbeda dengan perempuan yang senang bekerjasama, lelaki lebih memilih untuk berkompetisi.

7. GONTA-GANTI CHANNEL
Anda mungkin heran melihat perilaku dia di depan televisi. Duduk di depan televisi sambil memegang remote dan menggonta-ganti channel. Kebiasaan menonton televisi mereka dengan Anda jelas berbeda. Anda tidak mengubah-ubah saluran. Anda menonton satu acara tertentu dan larut di dalamnya. Sedangkan lelaki, seringkali tidak melihat apa yang terjadi dengan setiap acara yang ditayangkan. Ia hanya meencari inti cerita saja.

8. BAJU SAMPAI BELEL
Ia berjanji memuseumkan t-shirt dan jins bututnya itu, tapi lagi-lagi ia kenakan. Mengapa sih, mereka sulit melakukan itu? Hal yang wajar. Sama seperti perempuan, laki-laki juga punya benda kesayangan yang begitu lekat di hatinya dan menyimpan banyak memori, khususnya mengenang masa jayanya. Menurut Allan dan Barbara Pease dalam buku Why Men Lie and Women Cry, laki-laki paling benci dianggap alim saat mereka masih berjaya. Dan t-shirt dan jins bututnya itu mungkin menjadi sakksi hidup kejayaan dia dulu.

9. SUKA BERBOHONG
Anda dan dia duduk di kelas yang sama dalam hal berbohong. Tapi kelebihan perempuan, Anda mempunyai kemampuan lebih untuk mendeteksi kebohongan lawan jenis. Allan dan Barbara Pease menyatakan, perempuan sangat awas soal perbedaan gesture dan volume suara.

10. ALERGI MAAF
Anda cuma butuh dia mengatakan "sorry", tapi sulit sekali kata itu keluar dari mulutnya. Bagi lelaki, mengucap maaf terhadap pasangannya sama saja dengan melemparkan diri ke tempat yang tidak nyaman. Dalam bukunya, Talking from 9 to 5, Deborah Tannen menekankan bahwa lelaki mengasosiasikan kata maaf sebagai posisi yang lemah. Pengakuan kata salah meruntuhkan ego mereka yang dominan. Biasanya, mereka akan mengganti kata maaf dengan sesuatu yang lain.

Dua Manusia SUPER...

Siang ini, tanpa sengaja, saya bertemu
dua manusia super. Mereka mahluk mahluk kecil, kurus,
kumal berbasuh keringat. Tepatnya di atas jembatan
penyeberangan SetiaBudi, dua sosok kecil berumur kira
kira delapan tahun menjajakan tissue dengan wadah
kantong plastik hitam. Saat menyeberang untuk makan
siang mereka menawari saya tissue di ujung jembatan,
dengan keangkuhan khas penduduk Jakarta saya hanya
mengangkat tangan lebar-lebar tanpa tersenyum yang
dibalas dengan sopannya oleh mereka dengan ucapan
"Terima kasih Oom !" Saya masih tak menyadari
kemuliaan mereka dan cuma mulai membuka sedikit senyum
seraya mengangguk ke arah mereka.

Kaki-kaki kecil mereka menjelajah lajur lain di atas
jembatan, menyapa seorang laki laki lain dengan tetap
berpolah seorang anak kecil yang penuh keceriaan, laki
laki
itupun menolak dengan gaya yang sama dengan saya,
lagi lagi sayup-sayup saya mendengar ucapan terima
kasih
dari mulut kecil mereka. Kantong hitam tempat
stok tissue dagangan mereka tetap teronggok di sudut
jembatan tertabrak derai angin Jakarta. Saya
melewatinya dengan lirikan kearah dalam kantong itu,
duapertiga terisi tissue putih berbalut plastik
transparan.

Setengah jam kemudian saya melewati tempat yang sama
dan mendapati mereka tengah mendapatkan pembeli
seorang wanita, senyum di wajah mereka terlihat
berkembang seolah memecah mendung yang sedang
menggayut langit Jakarta.

"Terima kasih ya mbak ... semuanya dua ribu lima ratus
rupiah!" tukas mereka, tak lama si wanita merogoh
tasnya dan mengeluarkan uang sejumlah sepuluh ribu
rupiah.
"Maaf, nggak ada kembaliannya ... ada uang pas nggak
mbak ?" mereka menyodorkan kembali uang tersebut. Si
wanita menggeleng, lalu dengan sigapnya anak yang
bertubuh lebih kecil menghampiri saya yang tengah
mengamati mereka bertiga pada jarak empat meter.
"Oom boleh tukar uang nggak, receh sepuluh ribuan ?"
suaranya mengingatkan kepada anak lelaki saya yang
seusia mereka. Sedikit terhenyak saya merogoh saku
celana dan hanya menemukan uang sisa kembalian food
court sebesar empat ribu rupiah.
"Nggak punya!", tukas saya. Lalu tak lama si wanita
berkata
"Ambil saja kembaliannya, dik !" sambil berbalik badan
dan meneruskan langkahnya ke arah ujung sebelah timur.

Anak ini terkesiap, ia menyambar uang empat ribuan
saya dan menukarnya dengan uang sepuluh ribuan
tersebut dan meletakkannya kegenggaman saya yang masih
tetap berhenti, lalu ia mengejar wanita tersebut untuk
memberikan uang empat ribu rupiah tadi. Si wanita
kaget, setengah berteriak ia bilang
"Sudah buat kamu saja , nggak apa..apa ambil saja !",
namun mereka berkeras mengembalikan uang tersebut.
"Maaf mbak, cuma ada empat ribu, nanti kalau lewat
sini lagi saya kembalikan !"

Akhirnya uang itu diterima si wanita karena si kecil
pergi meninggalkannya.
Tinggallah episode saya dan mereka. Uang sepuluh ribu
digenggaman saya tentu bukan sepenuhnya milik saya.
Mereka menghampiri saya dan berujar
"Om, bisa tunggu ya, saya ke bawah dulu untuk tukar
uang ketukang ojek !"
"Eeh ... nggak usah ... nggak usah ... biar aja ...
nih !"
saya kasih uang itu ke si kecil, ia menerimanya, tapi
terus berlari ke bawah jembatan menuruni tangga yang
cukup curam menuju ke kumpulan tukang ojek. Saya
hendak meneruskan langkah tapi dihentikan oleh anak
yang satunya,
"Nanti dulu Om, biar ditukar dulu ... sebentar."
"Nggak apa apa, itu buat kalian" lanjut saya.
"Jangan ... jangan oom, itu uang oom sama mbak yang
tadi juga" anak itu bersikeras.
"Sudah ... saya ikhlas, mbak tadi juga pasti ikhlas
!", saya berusaha membargain, namun ia menghalangi
saya sejenak dan berlari ke ujung jembatan berteriak
memanggil temannya untuk segera cepat.

Secepat kilat juga ia meraih kantong plastik hitamnya
dan berlari kearah saya.
"Ini deh om, kalau kelamaan, maaf ..".
Ia memberi saya delapan pack tissue.
"Buat apa ?", saya terbengong
"Habis teman saya lama sih oom, maaf, tukar pakai
tissue aja dulu".
Walau dikembalikan ia tetap menolak.

Saya tatap wajahnya, perasaan bersalah muncul pada
rona mukanya. Saya kalah set, ia tetap kukuh menutup
rapat tas plastic hitam tissuenya. Beberapa saat saya
mematung di sana, sampai si kecil telah kembali dengan
genggaman uang receh sepuluh ribu, dan mengambil
tissue dari tangan saya serta memberikan uang empat
ribu rupiah.

"Terima kasih Om !"..mereka kembali keujung jembatan
sambil sayup sayup terdengar percakapan,
"Duit mbak tadi gimana ..?" suara kecil yang lain
menyahut,
"Lu hafal kan orangnya, kali aja ketemu lagi ntar kita
kasihin .......".

Percakapan itu sayup sayup menghilang, saya terhenyak
dan kembali ke kantor dengan seribu perasaan.

Tuhan ......
Hari ini saya belajar dari dua manusia super, kekuatan
kepribadian mereka menaklukan Jakarta membuat saya
trenyuh, mereka berbalut baju lusuh tapi hati dan
kemuliaannya sehalus sutra, mereka tahu hak mereka dan
hak orang lain, mereka berusaha tak meminta minta
dengan berdagang tissue.

Dua anak kecil yang bahkan belum baligh, memiliki
kemuliaan di umur mereka yang begitu belia.

YOU ARE ONLY AS HONORABLE AS WHAT YOU DO
Engkau hanya semulia yang kau kerjakan.

14 Oktober 2010

Candyland

Alkisah ada dua orang anak laki-laki, Bob dan Bib,
yang sedang
melewati lembah permen lolipop. Di tengah lembah itu
terdapat jalan setapak
yang beraspal. Di jalan itulah Bob dan Bib berjalan
kaki bersama.
Uniknya, di kiri-kanan jalan lembah itu terdapat
banyak permen lolipop yang
berwarni-warni dengan aneka rasa. Permen-permen
yang terlihat seperti berbaris itu seakan menunggu
tangan-tangan kecil Bob
dan Bib untuk mengambil dan menikmati kelezatan
mereka.

Bob sangat kegirangan melihat banyaknya permen lolipop
yang bisa diambil.
Maka ia pun sibuk mengumpulkan permen-permen tersebut.
Ia mempercepat
jalannya supaya bisa mengambil permen lolipop lainnya
yang terlihat sangat
banyak didepannya. Bob mengumpulkan sangat banyak
permen lolipop yang ia
simpan di dalam tas karungnya. Ia sibuk mengumpulkan
permen-permen tersebut
tapi sepertinya permen-permen tersebut tidak
pernah habis maka ia memacu langkahnya supaya bisa
mengambil semua permen
yang dilihatnya.

Tanpa terasa Bob sampai di ujung jalan lembah permen
lolipop. Dia melihat
gerbang bertuliskan "Selamat Jalan". Itulah batas
akhir lembah permen
lolipop. Di ujung jalan, Bob bertemu seorang
lelaki penduduk sekitar. Lelaki itu bertanya kepada
Bob, "Bagaimana
perjalanan kamu di lembah permen lolipop? Apakah
permen-permennya lezat?
Apakah kamu mencoba yang rasa jeruk? Itu rasa yang
paling disenangi. Atau
kamu lebih menyukai rasa mangga? Itu juga sangat
lezat." Bob terdiam
mendengar pertanyaan lelaki tadi. Ia merasa sangat
lelah dan kehilangan
tenaga. Ia telah berjalan sangat cepat dan membawa
begitu banyak permen
lolipop yang terasa berat di dalam tas karungnya.
Tapi ada satu hal yang membuatnya merasa terkejut dan
ia pun menjawab
pertanyaan lelaki itu, "Permennya saya lupa makan!"

Tak berapa lama kemudian, Bib sampai di ujung jalan
lembah permen lolipop.
"Hai, Bob! Kamu berjalan cepat sekali. Saya
memanggil-manggil kamu tapi
kamu sudah sangat jauh di depan saya." "Kenapa kamu
memanggil saya?" tanya
Bob. "Saya ingin mengajak kamu duduk dan makan permen
anggur bersama.
Rasanya lezat sekali. Juga saya menikmati pemandangan
lembah, indah
sekali!" Bib bercerita panjang lebar kepada Bob. "Lalu
tadi ada seorang
kakek tua yang sangat kelelahan. Saya temani dia
berjalan. Saya beri dia
beberapa permen yang ada di tas saya. Kami makan
bersama dan dia banyak
menceritakan hal-hal yang lucu. Kami tertawa bersama."
Bib menambahkan.

Mendengar cerita Bib, Bob menyadari betapa banyak hal
yang telah ia
lewatkan dari lembah permen lolipop yang sangat indah.
Ia terlalu sibuk
mengumpulkan permen-permen itu. Tapi pun ia sampai
lupa memakannya dan
tidak punya waktu untuk menikmati kelezatannya karena
ia begitu sibuk
memasukkan semua permen itu ke dalam tas karungnya.

Di akhir perjalanannya di lembah permen lolipop, Bob
menyadari suatu hal
dan ia bergumam kepada dirinya sendiri, "Perjalanan
ini bukan tentang
berapa banyak permen yang telah saya kumpulkan. Tapi
tentang bagaimana saya
menikmatinya dengan berbagi dan berbahagia." Ia pun
berkata dalam hati,
"Waktu tidak bisa diputar kembali." Perjalanan di
lembah lolipop sudah
berlalu dan Bob pun harus melanjutkan kembali
perjalanannya.

Dalam kehidupan kita, banyak hal yang ternyata kita
lewati begitu saja.
Kita lupa untuk berhenti sejenak dan menikmati
kebahagiaan hidup. Kita
menjadi Bob di lembah permen lolipop yang sibuk
mengumpulkan permen tapi
lupa untuk menikmatinya dan menjadi bahagia.

Pernahkan Anda bertanya kapan waktunya untuk merasakan
bahagia? Jika saya
tanyakan pertanyaan tersebut kepada para klien saya,
biasanya mereka
menjawab,
"Saya akan bahagia nanti... nanti pada waktu saya
sudah menikah...nanti
pada waktu saya memiliki rumah sendiri... nanti pada
saat suami saya lebih
mencintai saya... nanti pada saat saya telah meraih
semua impian saya...
nanti pada saat penghasilan sudah sangat besar... "

Pemikiran "nanti" itu membuat kita bekerja sangat
keras di saat "sekarang".
Semuanya itu supaya kita bisa mencapai apa yang kita
konsepkan tentang masa
"nanti" bahagia. Terkadang jika saya renungkan hal
tersebut, ternyata kita
telah mengorbankan begitu banyak hal dalam hidup ini
untuk masa "nanti"
bahagia. Ritme kehidupan kita menjadi sangat cepat
tapi rasanya tidak
pernah sampai di masa "nanti" bahagia itu. Ritme hidup
yang sangat cepat...
target-target tinggi yang harus kita capai, yang
anehnya kita sendirilah
yang membuat semua target itu... tetap semuanya itu
tidak pernah terasa
memuaskan dan membahagiakan.

Uniknya, pada saat kita memelankan ritme kehidupan
kita; pada saat kita
duduk menikmati keindahan pohon bonsai di beranda
depan, pada saat kita
mendengarkan cerita lucu anak-anak kita, pada saat
makan malam bersama
keluarga, pada saat kita duduk bermeditasi atau pada
saat membagikan beras
dalam acara bakti sosial tanggap banjir; terasa hidup
menjadi lebih indah.

Jika saja kita mau memelankan ritme hidup kita dengan
penuh kesadaran;
memelankan ritme makan kita, memelankan ritme jalan
kita dan menyadari
setiap gerak tubuh kita, berhenti sejenak dan
memperhatikan tawa indah
anak-anak bahkan menyadari setiap hembusan nafas maka
kita akan menyadari
begitu banyak detil kehidupan yang begitu indah dan
bisa disyukuri. Kita
akan merasakan ritme yang berbeda dari kehidupan yang
ternyata jauh lebih
damai dan tenang. Dan pada akhirnya akan membawa kita
menjadi lebih bahagia
dan bersyukur seperti Bib yang melewati perjalanannya
di lembah permen
lolipop.

BOS dan KARYAWAN

Bila boss tetap pada pendapatnya,
itu berarti beliau konsisten.
Bila staff tetap pada pendapatnya,
itu berarti dia keras kepala !

Bila boss berubah-ubah pendapat,
itu berarti beliau fleksibel.
Bila staff berubah-ubah pendapat,
itu berarti dia plin-plan !

Bila boss bekerja lambat,
itu berarti beliau teliti.
Bila staff bekerja lambat
itu berarti dia tidak 'perform' !

Bila boss bekerja cepat,
itu berarti beliau 'smart'.
Bila staff bekerja cepat,
itu berarti dia terburu-buru !

Bila boss lambat memutuskan,
itu berarti beliau hati-hati.
Bila staff lambat memutuskan,
itu berarti dia 'telmi' !

Bila boss mengambil keputusan cepat,
itu berarti beliau berani mengambil keputusan.
Bila staff mengambil keputusan cepat,
itu berarti dia gegabah !

Bila boss terlalu berani ambil resiko,
itu berarti beliau risk-taking.
Bila staff terlalu berani ambil resiko,
itu berarti dia sembrono !

Bila boss tidak berani ambil resiko,
itu berarti beliau 'prudent'.
Bila staff tidak berani ambil resiko,
itu berarti dia tidak berjiwa bisnis !

Bila boss mem-by pass prosedur,
itu berarti beliau proaktif-inovatif.
Bila staff mem-by-pass prosedur,
itu berarti dia melanggar aturan !

Bila boss curiga terhadap mitra bisnis,
itu berarti beliau waspada.
Bila staff curiga terhadap mitra bisnis,
itu berarti dia negative thinking !

Bila boss menyatakan : " Sulit "
itu berarti beliau prediktif-antisipat if.
Bila staff menyatakan : " Sulit "
itu berarti dia pesimistik !

Bila boss menyatakan : " Mudah "
itu berarti beliau optimis.
Bila staff menyatakan : " Mudah "
itu berarti dia meremehkan masalah !

Bila boss sering keluar kantor,
itu berarti beliau rajin ke customer
Bila staff sering keluar kantor,
itu berarti dia sering kelayapan !

Bila boss sering entertainment,
itu berarti beliau rajin melobi customer.
Bila staff sering entertainment,
itu berarti dia menghamburkan anggaran !

Bila boss tidak pernah entertainment,
itu berarti beliau berhemat.
Bila staff tidak pernah entertainment,
itu berarti dia tidak bisa me-lobby customer !

Bila boss sering tidak masuk,
itu berarti beliau kecapaian karena kerja keras.
Bila staff sering tidak masuk,
itu berarti dia pemalas !

Bila boss minta fasilitas,
itu berarti beliau menjaga citra perusahaan.
Bila staff minta fasilitas,
itu berarti dia banyak menuntut !

Bila boss membuat tulisan seperti ini,
itu berarti beliau humoris.
Bila staff membuat tulisan seperti ini,
itu berarti dia :

* frustrasi
* iri terhadap karir orang lain
* negative thinking
* memprovokasi
* tidak tahan banting
* barisan sakit hati
* berpolitik di kantor
* tidak produktif
* tidak sesuai dengan budaya yang ada

hahahahahaha. .....

13 Oktober 2010

Ginjal dan stroke bukan disebabkan oleh rokok, tapi.....

Ada satu pertanyaan yang masuk ke mailbox saya,
yaitu "Mengapa harus minum air putih banyak-banyak..?"

Well, sebenarnya jawabannya cukup "mengerikan" tetapi karena
sebuah pertanyaan jujur harus dijawab dengan jujur,
maka topik tersebut saya tampilkan dalam rubrik De Facto hari ini.

Kira-kira 80% tubuh manusia terdiri dari air.

Malah ada beberapa bagian tubuh kita

yang memiliki kadar air di atas 80%.
Dua organ paling penting dengan kadar air di atas 80% adalah :
Otak dan Darah. !!

Otak memiliki komponen air sebanyak 90%,

Sementara darah memiliki Komponen air 95%.

Jatah minum manusia normal sedikitnya adalah

2 liter sehari atau 8 gelas sehari.

Jumlah di atas harus ditambah bila anda seorang perokok.

Air sebanyak itu diperlukan untuk mengganti cairan
yang keluar dari tubuh kita lewat

air seni, keringat, pernapasan, dan sekresi.
Apa yang terjadi bila kita mengkonsumsi kurang dari 2 liter
sehari...?

Tentu tubuh akan menyeimbangkan diri.
Caranya...?

Dengan jalan "menyedot" air dari komponen tubuh sendiri.
Dari otak...?

Belum sampai segitunya (wihh...bayangkan otak kering gimana
jadinya...),
melainkan dari sumber terdekat : Darah. !!

Darah yang disedot airnya akan menjadi kental.

Akibat pengentalan darah ini,

maka perjalanannya akan kurang lancar ketimbang yang encer.

Saat melewati ginjal (tempat menyaring racun dari darah)

Ginjal akan bekerja extra keras menyaring darah.

Dan karenam saringan dalam ginjal halus,

tidak jarang darah yang kental bisa
menyebabkan perobekan pada glomerulus ginjal.

Akibatnya, air seni anda berwarna kemerahan,
tanda mulai bocornya saringan ginjal.

Bila dibiarkan terus menerus,

anda mungkin suatu saat harus menghabiskan

400.000 rupiah seminggu untuk cuci darah

Eh, tadi saya sudah bicara tentang otak 'kan...?

Nah saat darah kental
mengalir lewat otak, perjalanannya agak terhambat.

Otak tidak lagi "encer", dan karena sel-sel otak
adalah yang paling boros mengkonsumsi makanan dan oksigen,

Lambatnya aliran darah ini bisa
menyebabkan sel-sel otak cepat mati atau tidak
berfungsi sebagaimana mestinya..

(ya wajarlah namanya juga kurang makan...)

Bila ini ditambah dengan penyakit jantung

(yang juga kerjanya tambah berat bila darah mengental...),

maka serangan stroke bisa lebih lekas datang

Sekarang tinggal anda pilih:

melakukan "investasi" dengan
minum sedikitnya 8 gelas sehari

- atau-

"membayar bunga" lewat sakit ginjal atau stroke.

Anda yang pilih...!