30 November 2011

Perdebatan bodoh

Konon di Tiongkok pernah hidup seorang hakim yg sangat dihormati krn tegas dan jujur.

Suatu hari, dua orang menghadap sang hakim. Mereka bertengkar hebat dan nyaris beradu fisik. Keduanya berdebat tentang hitungan 3 x 7.

Yg satu mengatakan hasilnya 21, yg lain bersikukuh mengatakan hasilnya 27.

Ternyata sang hakim memvonis cambuk 10 kali bagi orang yg menjawab 21.
 
Spontan si terhukum memprotes.
Sang hakim menjawab, Hukuman ini Bukan utk hasil hitungan mu tetapi utk Kebodohan-mu yg mau-maunya berdebat dgn orang bodoh yg tidak tahu kalau 3 x 7 adalah 21!

Hikmah dari cerita ini adalah bahwa jika kita sibuk memperdebatkan sesuatu yg tak berguna, berarti kita jg sm salahnya atau bahkan lebih salah drpd orang yg memulai perdebatan. Sebab dgn sadar kita memBUANG WAKTU dan ENERGI utk hal yg tidak perlu.

Bukankah kita sering mengalaminya? Bisa terjadi dgn pasangan hidup, tetangga, atau kolega.
 
Berdebat atau bertengkar untuk hal-hal yg tidak ada gunanya, hanya akan MENGURAS ENERGI percuma.

Ada saatnya kita Mengalah utk menghindari PERDEBATAN atau PERTENGKARAN YANG SIA-SIA.

Mengalah bukan berarti kalah, bukan?

Utk itu kita perlu mempertimbangkannya dgn Bijaksana. Janganlah pertimbangan dan kebijaksanaan itu menjauh dari mata kita.

Memang bukan hal yg mudah tapi JANGANLAH SEKALI-SEKALI BERDEBAT dengan
ORANG B O D O H yang TIDAK MENGUASAI PERMASALAHAN.

Janganlah berdebat dengan seseorang manakala kita tahu bahwa sudut pandangnya bertolak belakang dgn kita.

Merupakan suatu kebodohan bagi orang yang tidak bisa marah, tetapi merupakan suatu kearifan bagi orang yang bisa mengontrol dan Hindari kemarahan atas suatu keBodohan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar