12 Januari 2011

TOP TEN SPOOKY SITES part 3

Inilah sepuluh tempat paling menyeramkan yang melegenda di Jakarta!

TEROWONGAN CASABLANCA
Lokasi: Jln. Basuki Rachmat, Jak-Tim
Fenomena: Sosok menyeberang jalan, di antaranya nenek-nenek bersama
cucunya dan perempuan cantik.
Sejarah: Dibangun di atas tanah pekuburan, terowongan Casablanca
terbilang angker. Menurut beberapa warga Casablanca,
ketika pembongkaran kuburan tersebut, bahkan ada 1 jenazah yang masih
utuh. Dari terowongan Casablanca sampai kira-kira radius 40 meter
sesudahnya, banyak terjadi kecelakaan yang penyebabnya tidak masuk akal.
Biasanya karena pengendara motor atau mobil melihat sesosok
perempuan tiba-tiba menyeberang di hadapan kendaraannya, sehingga
pengemudi kendaraan tiba-tiba banting setir dan menabrak pembatas jalan.

Menurut warga, ada baiknya ketika melewati terowongan ini, pengemudi
kendaraan membunyikan klakson untuk "menyapa" penghuni terowongan.
Akhir tahun 90-an, seorang laki-laki separuh baya ada yang menggantung
diri dengan spanduk di sini. Jadilah tempat ini semakin angker.
Testimonial: Menurut Ibu Yati Mustofa (43), warga yang tinggal di dekat
terowongan Casablanca, warga kerap mendengar suara tangisan,
ketika sumber bunyi dihampiri, suara itu berpindah-pindah.

LUBANG BUAYA
Lokasi: Pondok Gede, Jak-Tim
Fenomena: Arwah korban G.30S dan aura penyiksaan yang masih terasa.
Sejarah: Pada 30 September 1965, ditemukan jenazah 6 brang jenderal dan
seorang letnan TNI dikubur di dalam sumur ini.
Di sebelah sumur tersebut, terdapat ruang yang 7 di dalamnya terisi
patung patung patung replika dan terdengar suara yang menceritakan
penyiksaan terhadap ketujuh pahlawan tadi. Di sebelah ruangan tadi
terdapat dua rumah lengkap dengan perabot asli. Rumah-rumah tadi disebut

sebagai pos komando dan dapur umum pasukan PKI. Kemudian, dibangunlah
Monumen Pancasila Sakti untuk menghormati jasa ketujuh pahlawan tadi.
Testimonial: Hartono (48), warga Lubang Buaya, sudah tak asing lagi
dengan cerita penampakan di sekitar lokasi museum dan sumur.
Dia banyak mempunyai teman yang bercerita pernah melihat sosok
kuntilanak bila melewati daerah Lubang Buaya di malam hari. Namun dia
tak pernah
menyaksikan sendiri. Seorang petugas penjaga loket Sumur Maut yang tidak
mau disebutkan namanya mengaku pernah mendengar suara derap sepatu boots

seperti tentara yang sedang berbaris di suatu malam

TPU JERUK PURUT
Lokasi: Kelurahan Jeruk Purut, Jak-Sel
Fenomena: Pocong, tuyul, kuntilanak, kuntilanak-laki, and if you're
lucky , Pastur Kepala Buntung.

Sejarah: Pada tahun 1986, seorang penjaga makam TPU Jeruk Purut yang
sedang jaga malam melihat sesosok pastur tak berkepala melintas di
antara makam.
Pastur itu menenteng kepalanya sendiri dan di belakangnya, ikut seekor
anjing. Konon, pastur ini "salah pulang". Ia mencari-cari makamnya yang
sebenarnya
berada di unit Kristen TPU Tanah Kusir, sedangkan di TPU Jeruk Purut
hanya ada unit Islam. Sapri Saputra, penjaga makam yang melihat pastur
kepala buntung itu,
hingga kini masih menjaga makam dan dianggap kuncen atau orang yang
dituakan di TPU Jeruk Purut. Kesaksian Bapak Sapri ini kemudian menyebar
luas
se-Jakarta dan hingga kini "Sang Pastur Kepala Buntung" menjadi legenda
horor di Jeruk Purut. Konon, jika Anda ingin menemui pastur legendaris
ini,
Anda harus datang pada malam Jumat dengan jumlah ganjil (sendiri atau
bertiga).

Testimonial: Sejak kecil, Asmari (34), juniornya Bapak Sapri, telah
terbiasa tinggal di areal pemakaman Jeruk Purut. Ayahnya adalah pegawai
Pemda
yang bekerja di sana. Semenjak lulus SD (1986), Asmari menjadi pengurus
makam non-karyawan TPU Jeruk Purut mengikuti jejak ayahnya.
Menurut Asmari, pengalaman bertemu dengan makhluk-makhluk gaib merupakan
hal yang biasa baginya; mulai dari pocong, tuyul, kuntilanak, kuntilanak
laki, dan
lain-lain. Akan tetapi, hingga saat ini dia belum pernah bertemu dengan
Sang Pastur Kepala Buntung. "Yang paling jahil itu kuntilanak-laki, "
tutur Asmari.
Ketika sedang ronda, Asmari pernah ditimpuki kerikil dari atas pohon
melinjo oleh makhluk ini. Tapi, dari semua pengalaman Asmari bertemu
dengan makhluk gaib,
yang paling menarik adalah ketika bertemu dengan tuyul. Pada suatu hari
menjelang malam di tahun 1986, Asmari hendak pulang ke rumah bersama
ayahnya.
Mereka melihat seorang anak kecil telanjang bulat berlarian di antara
makam sambil tertawa-tawa. Anak itu lalu berteriak meminta uang pada
Asmari.
Asmari heran karena anak itu tak dikenalnya, sementara ia mengenal semua
penduduk di kampung belakang Jeruk Purut. Dulu memang hanya ada satu
kampung
yang penduduknya tidak terlalu banyak. Ketika ditanya latar belakangnya,
anak kecil mi malah lari ke dalam keramat, sebuah rumah makam
tradisional Betawi.
Asmari mengikutinya hingga ke dalam keramat dan, bisa ditebak, anak itu
menghilang.

RS DI JALAN SALEMBA
Lokasi: RS di Jln. Salemba, Jak-Pus
Fenomena: Suster ngesot
Sejarah: Konon di sinilah asal-usul Suster Ngesot. Selai itu, banyak
juga kasus penampakan yang terjadi di bangunan rumah sakit yang cukup
tua ini.
Testimonial: Menurut petugas Secure Parking yang tidak mau disebutkan
namanya, setiap malam sekitar pukul 2 pagi, sering ada yang mengetuk pos

pintu masuk yang terletak di dekat rumah duka. Namun ketika dicek, tidak
ada siapa-siapa. Di UGD sering terdengar bunyi orang main air, ketika
dicek
juga tidak ada siapa-siapa. Para satpam yang berjaga malam pernah
menemui sosok perempuan. Ketika melihat sosok ini, mereka seperti
tersihir
dan tidak bisa berteriak atau lari hingga perempuan ini lewat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar