Pendonor Sperma (Fotografer Bayi)
Sepasang suami istri Ali & Ita yang SULIT punya anak akhirnya memutuskan utk menggunakan "pendonor" sperma.
Di hari H-nya,
Ali: "Sayang.. dia janji datang sebentar lagi, jadi tunggu aja. Aku lbh baik pergi dulu.. ngga kuat hatiku ..."
"Baik Pa!, aku tunggu di teras aja yah..", sahut Ita harap2 cemas.
Tak lama berselang, datang seorang "Fotografer Bayi" yang cari order kebetulan lewat menawarkan jasa fotografi.
Fotografer: "Pagi Bu! Saya datang untuk..."
"Ohh, iya..iya.... Saya sudah menunggu Anda", potong si-Ita.
Fotografer: "Benarkah? Wah, spesialis saya adalah bayi"
Ita: "Ya, itu ,betul yang kami butuhkan"
Melihat si fotografer sdg mengambil sesuatu, Ita bertanya dgn malu2, "Kita mulai dari mana,.. ya?"
Fotografer: "Serahkan pada saya, ahlinya. Saya akan mulai 2x di bathtub,
3x di sofa & 5x di kasur. Di ruang keluarga asyik juga, bisa benar2
leluasa!"
"Bathtub? sofa? sampai berkali-kali? Pantas.. saya & suami selalu gagal"
Fotografer: "Ya, Bu, tdk ada yg bisa menjamin kesempurnaan. Tapi, kalau
kita coba banyak posisi yg berbeda2 & menembak 6 sampai 7 sudut yang
berbeda, saya yakin Anda akan puas sekali"
"Hah! Banyak sekali..", teriak Ita.
Fotografer: "Saya harus gunakan waktu semaksimal mungkin. Bisa saja hanya 5 menit, tapi Anda akan kecewa.."
"Baiklah", kata Ita.
Fotografer mengeluarkan album foto2 bayi, hasil jepretannya. "Ini dilakukan di atas bus!"
Ita: "Apaaa..?! Di atas bus??"
Fotografer: "Kembar itu termasuk sangat bagus, mengingat ibunya yang sangat sulit"
"Sulit?", tanya Ita mulai bingung & takut.
Fotografer: "Yup, akhirnya harus ke taman untuk memuaskannya. Banyak yang melihat & menonton"
Ita: "Ada yg melihat & menonton?", tanya Ita sangat kaget.
Fotografer: "Yup, 3 jam lebih. Ibu itu berteriak2. Sangat sulit bagi saya untuk konsentrasi.
Nah sekarang bila ibu sudah siap, saya akan pasang tripod."
Ita: "Tripod? Untuk apa???"
Fotografer: "Iya, harus untuk menopang 'Alat' saya, trlalu besar"
Senyap..
Fotografer: "Ibu.! Ibu.,Hah..Pingsan.."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar